20/08/2009

S ayang ..

Aku marah !

Aku meradang .. dan aku tiba tiba menyesal duduk disamping dirimu yang terlelap dengan tenang pagi ini.

S ayang .. aku kecewa

Aku benci .. dan selanjutnya merasa tidak berguna ada untukmu hampir 3 tahun terakhir ini.

T api kemudian aku meluruh, berbagi amarah dengan udara yang makin sesak. Berbagi sebulir airmata dengan sebongkah keyakinan yang tersisa.

K eyakinan bahwa pendirianmu masih sejalan dengan mimpi kita.

K eyakinan bahwa ketika kita masih diberi waktu untuk menghabiskan waktu bersama, adalah sesuatu yang bukan sia-sia.

W alau bersama bukan untuk selamanya, suatu saat nanti pasti akan berakhir. Aku ingin bersamamu sampai detik itu tiba.

1

Iklan

16 thoughts on “20/08/2009

  1. saia menangis baca ini, entah kenapa..
    nice words..

    @papillonsty
    Thank you cantik ..
    Saia juga menangis waktu nulis itu πŸ˜‰

    Btw, blognya bagus lho

  2. salam kenal, sobat…
    tulisannya bagus…hiks..aku terharu…

    @Yessi
    Salam kenal juga dear πŸ˜‰
    Tulisannya juga bagus bagus .. Terimakasih yaaaa ..

  3. hihiks.. tyap dibaca lagi, kayak ada yang “nyesek” didada..
    mba ai c.. nulisnya sambil nngis.. jd ikutan nngis.. 😦
    ayo mba.. katany kita mw curhat.. dtunggu loh mb.. xixixi.. πŸ˜€

    @papillonsty
    Hahaha, curhatnya ketunda sama YM yang tibatiba disco agogo πŸ˜€
    Makasssiyyhh yaa. Tapi jangan nangis trus, sebentar sebentar aja. Sisain untuk lain kali.. Hihihi

  4. perpisahan teramat menyakitkan
    hati serasa teriris-iris

    kenapa musti ada perpisahan
    tak bisakah gelas retak itu,
    direkatkan??

    @elmoudy
    Semoga masih bisa πŸ™‚

  5. behhhhh saruanaaa…. sebelas duabelas ini mah ama postingan akyuuu hehehheh

    @yanto
    Ya bedalaaaaahhhhhhhhhhhh .. Postinganku ndak ada “melumat bibir” dan “cumbuan membara” nyaaaaaaaaa .. Wek~ :p

  6. `Berbagi sebulir air mata dengan sebongkah keyakinan yang tersisa` is the best part of this.

    Tapi sekarang nampaknya sudah ceria *sotoy*

    @dhodie
    Like I’ve said brotha.. Just keep your broken arm inside your sleeve.. πŸ˜‰

  7. saya suka..
    apalagi bagian “suatu saat nanti pasti akan berakhir” πŸ™‚

    kunjungan balik, salam kenal ^^

    @sez
    Terimakasiyh ya dah mampir .. πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s