Saya (ikut) Protes

P unya waktu sedikit muter-muter. Klik ini, klik itu. Baca ini, baca itu. Ada protes di beberapa tulisan, tentang bagaimana masyarakat Indonesia menyikapi suatu masalah dengan kekerasan. Bukan hal yang baru sepertinya, suguhan adegan kekerasan demi kekerasan digelar disana sini. Pemeran nya pun dari berbagai umur, dari beraneka latar-belakang pendidikan dan tingkat sosial.

W alaupun saya kurang mengerti benar apa yang menjadi duduk permasalahan atau berita sebenarnya, tapi lha ya kok agak terusik. Namun solusi pastinya pun saya tidak punya. Jadilah saya disini hanya bisa (ikut) protes.

S ekedar berbagi pemikiran, saya pikir hal-hal yang sudah saya tulis diatas karena kurangnya rasa menghargai terhadap sesama. Bedakan antara tidak tau dan tidak ingin tau.

B erhubungan dengan rasa menghargai, jadi teringat juga beberapa hal yang saya alami belakangan ini, tepatnya hubungan antar sejawat. Dimana budaya menegur-sapa kiranya menjadi hal yang mahal didapat. Mungkin karena mereka tidak merasa memiliki kepentingan dengan saya atau dengan orang-orang sekitar yang mereka kenal, karena itu mereka sengaja tidak menyapa saat bertemu. Bedakan antara tidak kenal dan tidak ingin kenal.

M iris.

Iklan

5 thoughts on “Saya (ikut) Protes

  1. iya..sejawat saja kadang sudah ga seperti sejawat..
    partner kerja apalagi..kadang malah menganggap sebelah mata..
    hehe..indonesia..

    btw, backlink yaa kalo sempat muter2 lagi..

    merci.

    @adriaanhasdi
    Lha ya gitu, miris nya kejadian ini kok semakin “ngetrend” di kalangan generasi yang lebih muda ya pak..

    Eh backlink itu gimana ya ? Hehe, dakuw add di link sahabat yah !

  2. hubungan antar sejawat itu harus selalu dijaga sis, neng eh apa sih hihihii..

    karena kita dalam sehari itu kebanyakan dihabiskan ditempat kerjaan, jadi mau gak mau kita harus bergaul, menyamakan hati hehehehe,,, pokoknya hrs harmonis dah,,,,

    lam kenal kopsus 🙂

    @yanto
    Maunya begitu pak, saling merajut persaudaraan *tsah* Hehehe

  3. halo saya menyapa balik, mohon di link yah *hehehe niru blogger yang mampir di shoutbox* santay aja mbak….

    temen2 saya aj apada ngilang kemana tau…yo idup pancen ngono… introspeksi dan tetep senyum 🙂

    @eskopidantipi
    Iyo yo.. pancen ngono tho diks? Termasuk seleksi alam kah? *elus² jenggot*

  4. kan saya dah bilang mbakyu…..

    “didunia ini tidak ada kawan sejati, yang ada hanyalah kesamaan kepentingan..”

    hohhohoho.. ngeri juga kata² saya diatas..
    tapi hidup selalu berlanjut..
    ndak ada untungnya memikirkan pandangan orang lain ke kita..

    saya juga begitu.. ndak gampang merubah orang lain.. makanya sayalah yg harus mengalah.. sampai suatu hari saya menyadari kalau…….

    “membuat orang lain merasa spesial (dihargai), itu menyenangkan..”

    betul begitu??

    @abi
    Iya bi, kok ngeri siy kata²nya .. Hihihi. Sekarang kalo akyu sih, berusaha berbuat yang terbaik aja.. 😉 Setuju?

  5. bedanya cuma setipis benang untuk bersama dalam satu kepentingan.. semoga tahun 2009 lebih banyak membawa suasana hati yang lebih terarah..

    @gajah_pesing
    InsyaAllah aamiin massss.. 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s