Cry baby cry..

Lagi jengah memperhatikan orang yang bersikap seperti bayi. Menjadikan orangtua sebagai “tameng&alat” untuk menyelesaikan urusannya. Lebih – lebih lagi urusan yang dimaksud adalah urusan cinta – cintaan, sama mantan pacar. Please dewh.
Sekedar informasi saja, orangtua kita itu juga punya banyak masalah. Dan sudah mengurus kita dari kecil, harusnya sekarang ini kita tinggal mengaplikasikan kemampuan survival yang dari kecil sudah dipupuk. Tidak lantas selalu mengadu untuk hal – hal yang mengganggumu. Ah.. cry baby cry. Sembunyi di ketiak orangtua. Menjadikan usaha orangtua itu tidak sia – sia gitu lho.
So pleaseee.. Untuk yang merasa dirinya dewasa, apalagi yang merasa dirinya pintar, sudah mapan bekerja, de el el. Harusnya malu andai harus “membebani” orangtua kita dengan urusan atau masalah yang kalian buat sendiri.

I repeat. You are not the center of the universe.

Lagipula, katanya *Big Girls Don’t Cry*

Iklan

8 thoughts on “Cry baby cry..

  1. walaupun lagi melow2 gara2 mantan.. tapi saya nggak ngadu sama orang tua.. jadi bukan saya yang anda maksud pastinya.. 😛

    kok jadi saya dan anda2an..

    jeng.. blognya pakein shoutbox dunk… biar bisa ninggalin jejak klo lagi males komen.. huehehehehhe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s